Demak (Humas) — Program penyaluran bantuan bagi imam dan marbot masjid oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kabupaten Demak tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi para penggerak masjid. Sejumlah penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan melalui program tersebut.
Umar Al-Faruq, imam masjid asal Kecamatan Gajah mengungkapkan bahwa bantuan yang diterimanya sangat berarti, terutama sebagai bentuk kepedulian terhadap pengabdian imam dalam membimbing umat. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan memakmurkan masjid,” ujarnya usai menerima bantuan di Aula Kemenag Demak.
Hal serupa disampaikan oleh seorang imam masjid dari Kecamatan Guntur. Ia menuturkan bahwa perhatian dari BKM dan Kementerian Agama Kabupaten Demak membuat para imam merasa dihargai atas peran yang selama ini dijalankan. “Kami merasa diperhatikan. Semoga program seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi kami yang setiap hari melayani kebutuhan masjid,” ungkapnya.
Ketua BKM Kabupaten Demak, Taufiqur Rahman, menegaskan bahwa peran imam masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dedikasi para imam selama ini layak mendapatkan perhatian dan afirmasi. “Peran strategis para imam masjid ini luar biasa dan sudah selayaknya mendapatkan atensi serta afirmasi dari BKM Demak,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa tidak semua orang mampu menjadi imam masjid karena diperlukan syarat keilmuan, kesiapan waktu, serta komitmen dan keistiqamahan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pengabdian para imam merupakan amanah mulia yang tidak semua orang dapat jalani secara konsisten.
Lebih lanjut, Taufiqur Rahman berharap melalui program bantuan ini, masjid dapat semakin hidup dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia optimistis masjid ke depan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan umat.Kegiatan penyaluran bantuan hari ini dihadiri oleh 218 peserta yang berasal dari Kecamatan Demak, Gajah, Guntur, dan Karangawen. Para peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias sebagai wujud syukur atas perhatian yang diberikan kepada para penggerak masjid.
Melalui program yang berlangsung pada 9–12 Februari 2026 di Aula Kemenag Demak ini, BKM Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi para imam dan marbot, sehingga semangat pengabdian dan syiar Islam di Kabupaten Demak semakin kuat dan berkelanjutan.