Demak – Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah yang turut menyukseskan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Kegiatan ini berlangsung pada 9-11 September 2025 dengan melibatkan ratusan siswa madrasah dari berbagai jenjang pendidikan.
Pagi ini (Selasa, 9/9/2025), Kepala Kantor Kemenag Demak, Taufiqur Rahman, melakukan monitoring di salahsatu titik lokasi pelaksanaan OMI, yaitu di MA Miftahussalam Wonosalam. Ia hadir didampingi Kasi Penma Abdul Rokhim.
Kepala Kemenag Demak menegaskan bahwa OMI merupakan wadah penting bagi siswa madrasah untuk menyalurkan bakat, minat, dan potensi, dalam bidang akademik.
“Melalui Olimpiade Madrasah Indonesia, kita berharap lahir generasi madrasah yang cerdas, berprestasi, sekaligus berakhlak mulia,” tuturnya saat melakukan monitoring.
Di Demak sendiri, selain MA Miftahussalam ada 10 titik lokasi lainnya, yaitu MAN Demak, MA Futuhiyyah 2, MTSN 1, MTSN 2, MTSN 3, MTSN 4, MTSN 5, MIN 2, MI Mazroatul Huda, MI Sultan Fattah, dan MI Syafiiyah.
Berbagai cabang lomba digelar, untuk jenjang MI ada mata pelajaran Matematika dan IPAS, sedangkan MTs ada tiga cabang lomba yaitu Matematika IPA, dan IPS.
“Untuk jenjang MA cukup banyak cabang, ada enam, yaitu matematika, geografi, fisika, ekonomi, biologi, dan kimia.” Jelas Kasi Penma Abdul Rokhim.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa madrasah untuk terus belajar, berinovasi, dan berdampak bagi bangsa.