Menteri Agama Kunjungi Ponpes Futuhiyah Demak, Tekankan Peran Pesantren Cetak Umat Produktif dan Serahkan Bantuan Rp100 Juta

Demak (Humas) – Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Futuhiyah, Mranggen, Kabupaten Demak, Jumat (6/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA memberikan sambutan sekaligus berdialog para pengasuh dan santri.

Dalam sambutannya, Menteri Agama mengaku telah lama ingin berkunjung ke pesantren bersejarah tersebut. Menurutnya, Futuhiyah dikenal sebagai salah satu pesantren yang banyak melahirkan tokoh-tokoh agama dan intelektual Muslim.

“Sudah lama saya ingin ke Pondok Futuhiyah yang banyak melahirkan tokoh-tokoh hebat,” ujarnya.

Nasaruddin Umar menekankan pentingnya diskusi dan perumusan metode pendidikan pesantren yang mampu mencetak umat Islam yang produktif serta berkontribusi dalam membangun peradaban. Ia juga mengingatkan kembali kejayaan intelektual Muslim pada masa lalu, di mana banyak ilmuwan besar lahir dari tradisi keilmuan pesantren yang memadukan kecerdasan intelektual dan spiritual.

“Pesantren mengombinasikan metode pikir dan rasa. Siang hari berpikir dengan akal, malam hari menggunakan tasawuf dan mengambil hikmah,” jelasnya.Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama RI juga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta kepada Madrasah Ibtidaiyah Futuhiyah Demak sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sarana dan peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Di akhir sambutan, ia berpesan kepada para santri agar senantiasa dekat dengan ulama serta bersungguh-sungguh mengamalkan ilmu yang diperoleh.

“Para santri di manapun berada harus tetap dekat dengan ulama dan bersungguh-sungguh menerapkan hikmah ilmunya Allah,” pesannya.Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Taufiqurrahman, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Menteri Agama ke Ponpes Futuhiyah. Ia menilai kehadiran Menteri Agama menjadi motivasi bagi jajaran Kemenag Demak dalam meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“Saya beserta jajaran bersyukur dan bahagia atas kerawuhan Bapak Menteri Agama ke Pondok Pesantren Futuhiyah Mranggen Demak. Kehadiran beliau memberikan motivasi kepada kami jajaran Kementerian Agama Kabupaten Demak untuk terus memberikan pelayanan keagamaan berdampak pada masyarakat Kabupaten Demak,” ujarnya.

Di sisi lain, perwakilan pengasuh Ponpes Futuhiyah, KH Ahmad Faizurrahman Hanif, menyampaikan bahwa pesantren Futuhiyah telah lama hadir di tengah masyarakat sebagai pusat pendidikan keagamaan berbasis salaf, sekaligus mengembangkan pendidikan formal dari PAUD, TK, MI, SLTP, SLTA hingga Ma’had Aly.

Sebagai bentuk penghormatan, KH Ahmad Faizurrahman Hanif turut menyerahkan cinderamata kepada Menteri Agama berupa buku biografi Syekh Abdul Qodir Jailani serta biografi KH Muslih Abdurrahman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Serupa