Demak (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Taufiqur Rahman, mendorong Pesantren Ramadan sebagai sarana strategis pembentukan karakter pelajar. Hal tersebut disampaikannya pada Grand Opening Ceremony Pesantren Ramadan Jenjang SMP Kabupaten Demak Tahun 2026 M / 1447 H di Masjid Agung Demak, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Demak Esti’anah, Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Haris Wahyudi Ridwan, Kabid Pembinaan SD & SMP Endra, serta Ketua Takmir Masjid Agung Demak yang diwakili Masrohan. Sebanyak 365 siswa perwakilan dari 11 SMP di Kabupaten Demak turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pandangannya, Taufiqur Rahman mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, Dindikbud, dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadirkan program pembinaan karakter melalui momentum Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang pembiasaan nilai-nilai keagamaan sekaligus penguatan akhlak bagi generasi muda.
“Pesantren Ramadan membangun habit positif bagi anak-anak. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Taufiqur Rahman.
Ia menambahkan, Ramadan mengajarkan pengendalian diri, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan toleransi, serta memperkuat empati sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk pribadi pelajar yang religius, berkarakter, dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Haris Wahyudi Ridwan menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan menjadi sarana penguatan karakter melalui pendidikan agama dan diharapkan mampu mendorong siswa melakukan lebih banyak kegiatan positif selama bulan suci. Ia juga meminta para guru PAI untuk memonitor pelaksanaan kegiatan secara maksimal tanpa mengurangi proses pembelajaran.
Bupati Demak Esti’anah menilai kegiatan ini sebagai inovasi para guru PAI tingkat SMP dalam menyongsong dan mengisi bulan suci Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Demak sebagai simbol resmi dimulainya Pesantren Ramadan, yang bertujuan memperkuat nilai keagamaan, membina karakter, serta membiasakan pelajar menjalani aktivitas positif selama bulan suci Ramadan.