Demak – Kantor Kementerian Agama Demak terus menguatkan gerakan kebersihan lingkungan melalui program Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah, Sabtu (10/1/2026) pagi. Di Kabupaten Demak, program yang digelar untuk memperingati Hari Desa Nasional ini menyasar tiga titik rumah ibadah yang tersebar di wilayah pesisir hingga pusat kota, sebagai bagian dari upaya membangun budaya bersih dan sehat di ruang-ruang ibadah.
Tiga rumah ibadah yang menjadi lokus kegiatan di Demak yakni Masjid Baitul Muttaqin di Desa Sayung, Kecamatan Sayung; Mushola Ainul Yaqin di Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet; serta Masjid Baitul Hikmah di Desa Karangmlati, Kecamatan Demak.Kegiatan ini melibatkan pengurus takmir, penyuluh agama, serta masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama membersihkan area dalam dan luar rumah ibadah, menata lingkungan, serta mengelola sampah agar fasilitas ibadah menjadi lebih nyaman dan higienis bagi jamaah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Taufiqur Rahman, berharap, rumah ibadah menjadi tempat yang nyaman bagi jemaahnya. “Melalui kegiatan Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah ini, kami berharap rumah ibadah dapat menjadi tempat yang nyaman, sehat, dan asri, sehingga umat bisa beribadah dengan khusyuk,” ujar Taufik.
Melalui gerakan ini, Kemenag mendorong agar rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Rumah ibadah diharapkan mampu menjadi ruang publik yang sehat, ramah, dan layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di Kabupaten Demak, pelaksanaan aksi bersih-bersih ini disambut positif oleh masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan bersih, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan.Kemenag berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menginspirasi rumah-rumah ibadah lainnya di Demak untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan. Dengan begitu, fungsi rumah ibadah sebagai pusat ibadah sekaligus pusat edukasi dan peradaban dapat terus diperkuat.