Demak (Humas) – Guna memastikan keakuratan data peserta didik madrasah, Kantor Kemenag Demak menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pendataan PDUM Terintegrasi Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026, Selasa (27/1/2026), di Aula Kantor Kemenag Demak. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Demak, Taufiqur Rahman, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Abdul Rokhim.
Rakor tersebut menjadi langkah strategis Kemenag Demak dalam mempercepat sekaligus memastikan validitas data Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) sebagai fondasi penting administrasi madrasah, khususnya yang berkaitan dengan penerbitan ijazah dan layanan akademik lainnya.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pagi yang diikuti 162 Operator Madrasah RA dan sesi siang yang diikuti 141 Operator Madrasah MI. Dalam laporannya, Abdul Rokhim menekankan agar para operator bekerja secara teliti dan bertanggung jawab, dengan memastikan seluruh data yang diinput benar-benar akurat, sesuai dokumen, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan data, sekecil apa pun, dapat berdampak panjang terhadap peserta didik dan lembaga madrasah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Taufiqur Rahman menegaskan bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM), tetapi juga oleh tertibnya administrasi. Menurutnya, ijazah merupakan instrumen penting yang harus disiapkan secara cermat melalui pendataan yang valid dan terintegrasi.
“Kegiatan ini bertujuan agar operator lebih teliti dalam menginput data sekaligus memastikan kesiapan fasilitas pendataan, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.
Melalui rakor ini, Kemenag Demak berharap pendataan PDUM madrasah dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berkualitas, sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Demak.