Hari Kedua Pentasyarufan Zakat UPZ, Kemenag Demak Hadirkan Layanan Keagamaan Berdampak

Demak – Pelaksanaan pentasyarufan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kemenag Demak memasuki hari kedua pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Masjid Jami’ Desa Teluk Karangawen dan Masjid Arridhwan Desa Kebonagung. Masyarakat penerima manfaat di dua desa tersebut tampak antusias menyambut program pentasyarufan yang rutin digelar setiap tahun.

Petugas pentasyarufan dibagi menjadi dua tim untuk memastikan pelayanan berjalan efektif dan tepat sasaran. Tim A dipimpin oleh Kasi Bimas Islam, Ali Mustofa, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Demak. Sementara Tim B dipimpin oleh Kasubbag TU, Khulalul Mubaroq. Pembagian tim ini memungkinkan pendistribusian zakat dapat menjangkau lebih banyak mustahiq secara merata di dua wilayah tersebut.

Dalam sambutannya di Masjid Jami’ Desa Teluk, Kasi Bimas Islam Ali Mustofa menjelaskan bahwa zakat yang ditasyarufkan oleh UPZ Kemenag Demak berasal dari zakat para ASN di lingkungan Kemenag.

Mulai dari pejabat utama, para staf kantor, guru dan tenaga kependidikan madrasah, hingga para pegawai di KUA. Ia menyebut bahwa zakat tersebut dikumpulkan selama satu tahun kalender dan kemudian disalurkan secara bertahap ke 14 kecamatan se-Kabupaten Demak.

Ali menegaskan bahwa pengelolaan zakat oleh UPZ Kemenag bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk komitmen dalam menumbuhkan kesadaran sosial di lingkungan ASN. Melalui pentasyarufan ini, ia berharap semangat berbagi semakin mengakar dan memberi manfaat nyata bagi kelompok yang membutuhkan.

Sementara itu di Masjid Arridhwan Desa Kebonagung, Kasubbag TU Khulalul Mubaroq menyampaikan harapannya agar upaya UPZ Kemenag Demak memberikan dampak positif bagi para mustahiq, khususnya dari kelompok sabilillah dan fakir miskin.

Ia menekankan bahwa distribusi zakat harus mampu menghadirkan kebermanfaatan, baik secara spiritual maupun sosial.Khulalul juga menjelaskan bahwa Kemenag memiliki sejumlah program prioritas, salah satunya adalah layanan keagamaan berdampak.

Pembentukan UPZ menjadi salah satu wujud dari program tersebut, di mana zakat yang dikumpulkan dikelola secara profesional dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak. “Program pentasyarufan ini adalah salah satu bukti nyata bagaimana layanan keagamaan dapat memberikan manfaat langsung,” ujarnya.

Pada bulan November ini, UPZ Kemenag Demak mentasyarufkan total 1.225 paket zakat. Jumlah tersebut diharapkan mampu meringankan kebutuhan mustahiq sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan antara ASN Kemenag dan masyarakat.

Dengan pendistribusian yang terus dimaksimalkan, UPZ berkomitmen menjaga amanah para muzaki dan memastikan zakat tersampaikan pada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Serupa