Demak (Humas) – Komitmen Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kabupaten Demak dalam memperkuat kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui penyerahan bantuan kepada panti asuhan yang dirangkai dengan penyuluhan pencegahan stunting. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Kamis (15/1/2026).
Ketua Tim kegiatan ini, Sundari, melaporkan bahwa bantuan di salurkan kepada 14 panti asuhan, masing-masing sebesar Rp10 juta dengan sumber dana sepenuhnya berasal dari pengelolaan dan pengembaan dana BKM.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan pencegahan stunting yang disampaikan oleh Endah Kusumawati dari P2KB Kabupaten Demak. Penyuluhan diikuti oleh 70 anak dengan pendampingan orang tua atau wali yang menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak dini.
Kepala Kantor Kemenag Demak Taufiqur Rahman dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua dimensi strategis. “Pertama, kepedulian kita kepada anak-anak yatim. Kedua, kepedulian kepada anak-anak kita di Kabupaten Demak agar terhindar dari stunting,” ujarnya. Ia menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata kehadiran BKM dalam menjawab persoalan sosial dan kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Taufiqur Rahman mengucapkan selamat kepada panti asuhan penerima bantuan dan berharap dana yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai proposal yang telah diajukan. Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan bantuan akan dimonitor secara berkala. “Saya berharap kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kejaksaan ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat struktural Kemenag Demak, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Rahmi Indah Suciati, serta perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Demak sebagai bentuk dukungan terhadap program BKM.