Menumbuhkan Keterampilan, Menuai Harapan: Pelatihan Mengolah Sawah Oleh BKM Demak Disambut Antusias Warga Betahwalang

Demak (Humas) – Warga Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, khususnya para penggarap dan penyewa lahan sawah milik Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) mengikuti pelatihan mengolah sawah yang diselenggarakan oleh BKM Demak bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Demak. Kegiatan ini digelar di Aula Desa Betahwalang pada Senin (5/1/26) dan disambut antusias oleh masyarakat.

Pelatihan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Demak selaku Ketua BKM Demak, Taufiqur Rahman, didampingi Ketua Tim Masrokan. Turut hadir Kepala Desa Betahwalang, Babinsa, serta Babinkamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Taufiqur Rahman menjelaskan bahwa pelatihan mengolah sawah merupakan salah satu program kerja BKM Demak yang dilaksanakan di delapan titik wilayah, termasuk Desa Betahwalang. “Program ini bertujuan agar pengelolaan lahan sawah dapat dilakukan dengan lebih baik, efektif, dan berorientasi pada peningkatan hasil panen.” Ucapnya.

Lebih lanjut, Taufiqur Rahman menegaskan telah mengajak seluruh pengurus BKM untuk berkomitmen mengembalikan hasil sewa sawah BKM kepada masyarakat melalui berbagai program yang telah dicanangkan.

“Program-program yang telah dibuat BKM meliputi bantuan rehab bangunan Masjid, bantuan TPQ, imam masjid, pencegahan stunting, panti asuhan, bantuan sembako, serta program sosial lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan warga.” Jelas Taufiq.

Sementara itu, Ketua Tim Masrokan dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan petani dalam melaksanakan pekerjaan pertanian secara lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan hasil panen menjadi lebih banyak dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Desa Betahwalang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Betahwalang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKM Demak atas berbagai program yang selama ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain pelatihan pertanian, program lain seperti pengurukan jalan dan tanggul juga dinilai berkontribusi besar dalam menciptakan pengelolaan sawah yang lebih efektif dan produktif bagi warga desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Serupa