Bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Kepala Kemenag Demak Tekankan Ponpes Aman, Nyaman, dan Ramah Anak Dalam Halaqoh di Ponpes Girikusumo

Demak (Humas) – Suasana penuh kekhidmatan dan kehangatan terasa di Pondok Pesantren Girikusumo Mranggen pada Jumat (12/12/2025), ketika para pengasuh ponpes di Demak berkumpul dalam gelaran halaqoh yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan ramah anak. Hadir Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen didampingi pejabat Pemprov Jateng, Kabid PD Pontren mewakili Kakanwil Kemenag Prov.

Jateng, serta Kepala Kemenag Demak, Taufiqur Rahman didampingi Kasi PD Pontren.Dalam arahannya, Wagub menegaskan bahwa para pengasuh pondok pesantren memiliki amanah besar dalam menjaga marwah dan kehormatan lembaga pesantren. Menurutnya, pesantren merupakan pusat nilai, adab, dan pendidikan, sehingga tidak boleh tercoreng oleh kasus-kasus kekerasan.

“Insan pesantren harus menjaga nama baik serta nilai-nilai luhur yang diajarkan para ulama, sehingga pesantren dapat menghasilkan atmosfer pembelajaran yang aman, nyaman, serta ramah terhadap anak.” Pintanya

Taj Yasin menambahkan bahwa pesantren ikut andil dalam kemerdekaraan Republik Indonesia dan membangun sebuah negara yang patut diapresiasi, dengan label yang luar biasa tersebut ia meminta para santri benar-benar mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.

Sementara itu, Kepala Kemenag Demak, Taufiqur Rahman, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Dengan sejarah panjang tersebut, pesantren telah menjadi role model bagi berbagai bentuk boarding school modern. Oleh karenanya, menjaga keamanan, kenyamanan, serta memastikan bahwa pesantren ramah anak bukan hanya kewajiban, namun menjadi bagian dari menjaga tradisi luhur yang diwariskan para pendiri pesantren.

Taufiq menegaskan bahwa pesantren harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman bagi seluruh santri dan tenaga pendidik. Lingkungan pesantren yang nyaman dan bersih, pengasuh yang peduli, serta tata kelola yang baik menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama, sekaligus matang secara moral dan emosional. Di akhir penyampaiannya, Kepala Kantor berharap halaqoh ini dapat menjadi ruang saling belajar dan saling menguatkan.

“Semoga kegiatan ini dapat menjaga marwah pesantren karena pesantren adalah lautan faedah. Semoga seluruh peserta mendapatkan manfaat yang membawa kebaikan bagi masing-masing pondok pesantren,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Serupa